Laman

PLEASE YANG COPY-PASTE DARI BLOG, TOLONG DICANTUMKAN ^_^

Senin, 28 Januari 2013

FIGUR SEORANG WIRAUSAHA



FIGUR SEORANG WIRAUSAHA
(Makalah Kewirausahaan)


Oleh

             Adawiah                    
          Af Idatim M             
          Akbar fadhillah          
         Alexander Sibuaea    
          Debby Novita Sari      










I.                   PENDAHULUAN


Setiap kali kita membahas tetntang wirausaha maka pada dasarnya membahas mengenai pribadi atau watak seseorang.  Seorang wirausahawan adalah orang-orang yang memiliki kemampuan melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya-sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat, mengambil keuntungan serta memiliki sifat, watak dan kemauan untuk mewujudkan gagasan inovatif ke dalam dunia nyata secara kreatif dalam rangka meraih sukses atau meningkatkan pendapatan. Seperti halnya tanggungjawab, kreativitas dan mampu mengambil keputusan adalah sifat yang akan muncul pada anak jika jiwa wirausaha ditumbuhkan sejak dini. Sifat tersebut merupakan modal bagi keberhasilan hidup anak saat ia dewasa.
Seorang wirausaha disini sangat menjadi sorotan karena peran mereka yang berpengaruh terhadap dunia.  Seorang wirausaha disini umum dan tidak mengenal tingkat pendidikan tapi mengenal pada tingkat seseorang berani mengambil resiko. Walaupun pendidikan itu penting tapi perannya disini justru adalah pada tingkatan keberanian akan usaha yang akan kita buat.  Pendidikan disini berguna pada tingkat keahlian dari bidang usaha yang akan kita dirikan tapi hal tersebut bukan lah jadi prinsip dasar dalam membangung usaha tapi keberanian kita lah yang dapat menjadi prinsip dasar dalam membangun usaha.

Disamping itu untuk menjadi wirausaha kita juga dituntut untuk berfikir optimis atas peluang dan segala usaha yang kita lakukan, karena dengan begitu semangat dan kemauan yang keras juga ketekunan kita akan menciptakan usaha kita yang maju dan terus berkembang. Juga disamping itu kita harus berfikir alternatif dimana dengan berfikir alternatif kita menciptakan suatu Ide dan strategy dari dan atas usaha yang akan kita lakukan untuk usaha kita.










II.                ISI DAN PEMBAHASAN


Kewirausahaan pertama kali muncul pada abad 18 diawali dengan penemuan-penemuan baru seperti mesin uap, mesin pemintal, dll. Tujuan utama mereka adalah pertumbuhan dan perluasan organisasi melalui inovasi dan kreativitas. Keuntungan dan kekayaan bukan tujuan utama
1.  Kewirausahaan adalah mental dan sikap jiwa yang selalu aktif berusaha
     meningkatkan hasil karyanya dalam arti meningkatkan penghasilan.
2.    Kewirausahaan adalah suatu proses seseorang guna mengejar peluang-peluang
      memenuhi kebutuhan dan keinginan melalui inovasi, tanpa memperhatikan
      sumber daya yang mereka kendalikan (Robin, 1996).

Menurut Miner (1973) tipe kepribadian wirausaha dapat menentukan bidang usaha yang akan membawanya kepada keberhasilan.  Berdasarkan penelitiannya, ia menemukan bahwa seorang wirausaha akan berhasil bila ia mengikuti achieving route tertentu sesuai tipe kepribadiannya.
1.  Personal achiever akan sukses bila terus-menerus mengatasi rintangan dan
     menghadapi krisis, dan dalam menghadapi segalanya berusaha sedapat   
     mungkin bersikap positif
2.  Supersalesperson akan berhasil kalau memanfaatkan banyak
     waktunya untuk menjual dan minta mengelola bisnisnya
3.  Real managers akan berhasil kalau ia memulai usaha baru dan
     mengelola sendiri usaha tersebut
4.  Expert idea generation akan berhasil kalau terjun ke bisnis
     teknologi tinggi



Dari tipe kpribadian diatas, maka kami memiliki figur seorang wirausaha yang menurut kami mempunyai peran sangat besar untuk dunia.  Figur yang kami akan bahas adalah Larry Page, lahir pada 26 Maret, 1973 di Michigan, Amerika Serikat.
Beliau adalah pendiri dari Google.  Google adalah sebuah perusahaan Amerika Serikat yang paling terkenal melalui mesin pencarinya yang juga bernama Google.  Larry Page mendirikan Perusahaan Google Inc. (NASDAQ: GOOG) pada 7 September 1998 yang awalnya bertembat hanya di ruang garasi rumah teman mereka di Menlo Park, California. Pada Februari 1999, perusahaan tersebut pindah ke kantor di 165 University Ave., Palo Alto, California sebelum akhirnya pindah ke “Googleplex” pada akhir tahun tersebut.

Awal mulanya Larry Page ketika menjadi seorang siswa di program Ph.D. ilmu komputer Universitas Stanford, kemudian Page bertemu Sergey Brin. Pada awalnya mereka merasa tidak cocok. Hal ini disebabkan karena ketidakcocokan mereka terhadap setiap topik yang dibicarakan. Namun, pada akhirnya mereka memiliki ketertarikan yang sama yaitu mengenai mesin pencari (search engine).

Bersama mereka menjalankan mesin pencari Google, yang mulai beroperasi pada 1998.  Proyek penelitian dua mahasiswa Ph.D. Universitas Stanford, Larry Page dan Sergey Brin pada awal 1996 yang mengembangkan teori bahwa sebuah mesin pencari yang berdasarkan analisis matematika hubungan antara situs-situs web akan memberikan hasil yang lebih baik daripada dengan menggunakan teknik-teknik pencarian dasar yang digunakan pada saat itu. Sistem ini pada awalnya dinamakan BackRub karena menggunakan backlink untuk memperkirakan seberapa penting sebuah situs.
Yakin bahwa halaman dengan paling banyak link menuju halaman tersebut dari halaman-halaman web relevan lainnya merupakan halaman-halaman yang paling relevan, Page dan Brin memutuskan untuk mencoba tesis mereka sebagai bagian dari studi mereka – ini menjadi fondasi bagi mesin pencari mereka.  Mereka secara resmi membentuk perusahaan mereka Google Inc. pada 7 September 1998.

Kisah mereka tigak semudah yang kita kira, dibalik kesuksesan seorang wirausaha pasti terjadi kegagalan.  Begitu juga yang di alami oleh Larry dan Sergey, pasca kesuksesan Bill Gates dan Microsoftnya, tahun 1998 banyak orang dan investor yang tidak percaya akan ada gebrakan di dunia internet dan IT lagi.  Akibatnya, Larry dab Sergey pun kesulitan mendapat investor untuk mengembangkan proyek penelitian mereka dibangku kuliah yang merupakan cikal bakal Google. Namun, setelah berhasil meyakinkan seorang investor dengan kawan-kawan serta keluarganya, mereka pun mengambil cuti kuliah dan proyek Google pun mulai dikembangkan.

Satu hal yang menonjol dari kisah perjuangan Page dan Brin sejak awal adalah sikap optimisme mereka. Selain itu sistem menejemen Google yang memberi kebebasan pada setiap inovasi, imajinasi dan 'memanjakan' karyawannya yang semua itu dibalas dengan hasil kerja yang penuh kreativitas serta kinerja yang justru sangat baik. suasana kerja yang santai, yang diantaranya juga dapat kita lihat pada deskripsi profil direksi di situs mereka, juga telah menjadi buah bibir dan memicu bergabungnya makin banyak sarjana-sarjana unggul di dunia, bahkan staf-staf terkemuka dari perusahaan kompetitor mereka.

Sebagai perusahaan besar, Google juga tidak lantas hanya berpikir mengeruk kekayaan sebanyak-banyaknya dari para pemegang iklan. prinsip untuk tidak memasang iklan rokok, minuman keras, atau senjata api di situs mereka tetap dijaga dari awal situs ini berdiri hingga sekarang. Tak heran jika ide sederhana dan tidak berorientasi kepada mencari untung yang digagaskan Brin dan Page yaitu untuk membantu para pangguna internet lebih mudah mencari data itu kemudian membuat Google menjadi salah satu 'tokoh baik' dalam dunia internet.

Prinsip-prinsip yang membuat Larry Page menjadi figur wirausaha yang sukses:
1.  Memiliki misi yang jelas

Larry Page mengatakan “Pada dasarnya, tujuan kami adalah untuk mengorganisir informasi di dunia dan membuatnya bisa diakses dan  bermanfaat secara universal. Itulah misi kami”.

Maksud dari Larry Page adalah keyakinan pada kemampuan untuk mencapai keberhasilan adalah kwalitas kepribadian wirausaha yang penting. Mereka mempelajari fakta-fakta yang dikumpulkan dan menilainya. Ketika semua fakta tidak sepenuhnya tersedia, mereka berpaling pada sikap percaya diri mereka yang tinggi dan melanjutkan tugas-tugas tersebut.

2.  Terus-menerus berinovasi

Larry Page menyatakan: “kami menargetkan inovasi”. 

Inovasi sangat diperlukan dalam wirausaha, Kreativitas dan Inovasi adalah modal bagi seorang pengusaha. Seorang wirausaha tidak boleh berhenti dalam berkreativitan dan berinovasi dalam segala hal. Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi.
Daya kreatifitas tersebut sebaiknya adalah dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar. Untuk memenangkan persaingan, maka seorang wirausahawan harus memiliki daya kreativitas yang tinggi.  Daya kreatifitas tersebut sebaiknya adalah dilandasi oleh cara berpikir yang maju, penuh dengan gagasan-gagasan baru yang berbeda dengan produk-produk yang telah ada selama ini di pasar.

3.  Menjaga kepercayaan

“kami memiliki sebuah mantra, don’t be evil (jangan menjadi jahat), yang berarti adalah melakukan hal terbaik yang kami ketahui untuk user kami, customer kami dan setiap orang. Jadi saya pikir jika kami dikenal karena mantra tersebut adalah sesuatu yang bagus”  (Larry Page).

Maksud dari perkataan tersebut, Kejujuran merupakan landasan moral yang terkadang dilupakan oleh seorang wirausahawan. Kejujuran dalam berperilaku bersifat kompleks.
Kejujuran mengenai karakteristik produk (barang dan jasa) yang ditawarkan, kejujuran mengenai promosi yang dilakukan, kejujuran mengenai pelayanan purna jual yang dijanjikan dan kejujuran mengenai segala kegiatan yang terkait dengan penjualan produk yang dilakukan oleh wirausaha.

4.  Bermimpi Besar

Larry Page berkata: “saya fikir lebih mudah untuk membuat kemajuan dalam impian yang mega ambisius. Karena  tidak ada orang lain yang cukup gila untuk melakukannya. Jadi andahanya punya sedikit kompetitor.  Fakta hanya ada sangat sedikit orang yang segila itu”.

5.  Mencatat Impian

Larry Page Berkata: “Anda tahu kan rasanyaterbangun di tengah malam dengan sebuaah impian yang sangat jelas? Dan anda tahu jika anda tidak punya pensil dan kertas ditempat tidur, hal itu akan lenyap seluruhnya di pagi hari.  Jika sebuah mimpi sangat besar menujukkan dirinya tangkaplah”.

6.  Pentingnya perubahan

Larry Page berkata : “Beberapa pemimpin di organisasi yang besar, saya pikir, tidak percaya bahwa perubahan itu memungkinkan.  Akan tetapi jika anda melihat ke sejarah, banyak hal mengalami perubahan dan jika bisnis Anda statis, Anda sepertinya akan mengalami masalah”.


Jadi sebagai seorang perencana wirausahawan menjalankan kegiatan:
(1)   Membuar rencana perusahaan/unit usaha
(2)   Menyusun dan menetapkan strategi perusahaan/unit usaha.
(3)   Mengemukakan gagasan-gagasan bagi perusahaan.
(4)   Memegang & Menjalankan visi kepemimpinan

Dan sebagai seorang pelaksana usaha, wirausaha berperan :
(1)   Menemukan, menciptakan dan menerapkan ide-ide baru yang berbeda.
(2)   Meniru dan menduplikasi
(3)   Meniru dan memodifikasi
(4)   Menggambarkan (produk pengembangan, produk baru, teknologi baru, citra
        baru dan organisasi baru) ( Sukyadi, Didi et all, 2007:24)












III.             PENUTUP



Ketika seorang ingin mempunyai sebuah usaha lalu mencoba beralih menjadi wirausaha tersebut, maka seseorang itu harus mempunyai prinsip-prinsip yang menjadi benteng peertahanan saat melaksanakan sebuah usaha tersebut.  Jika prinsip usaha sudah membentengi diri maka kita harus mengetahui peran kita sebagai wirausaha dan bagaimana cara atau tahap kita untuk melaksanakan usaha kita agar semua berjalan dengan lancar.
Seorang wirausaha dapat diibaratkan seorang pemimpin sangat mengerti akan kebutuhan, tujuan, nilai-nilai, dan batas-batas serta kemampuan mereka sendiri. Selain itu seorang pemimpin sangat peka terhadap kebutuhan orang lain dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan tersebut dan secara efektif mengarahkan perencanaan dan kegiatan usahanya pada terpenuhinya kebutuhan tersebut.  Sikap toleransi dengan menerima perbedaan juga banyak ditunjukan oleh pemimpin-pemimpin yang baik. Seorang wirausaha atau pemimpin juga memahami kebutuhan karyawannya dan melibatkan karyawannya dalam tujuan perusahaan serta mendelegasikan kekuasaan dan membagi tanggung jawab.
Dari contoh figur pemuda Rusia, Sergey Brin dan Amerika Larry Page mengembangkan Google memang mamberikan banyak inspirasi yang sangat bermanfaat bagi kita.  Ketertarikan tidak dilihat dari perjuangan mereka saja justru  bukan hanya tentang kesuksesan yang kini mereka nikmati saja, tapi terlebih adalah niat mulia yang disikapi dengan integritas, kesederhanaan, optimisme serta kerja keras dan jangan takut apabila kita hanya menghasilkan sesuatu hal yang kelihatannya 'sederhana', namun apabila hal sederhana tersebut dilandasi oleh impian yang besar maka hal 'sederhana' tersebut akan menjadi hal yang 'luar biasa'.








DAFTAR PUSTAKA


Stephen P Robbins, 1996. Perilaku Organisasi, Konsep, Kontroversi dan Aplikasi.
Alih Bahasa : Hadyana Pujaatmaka. Edisi Keenam. Jakarta:
Penerbit PT.Bhuana Ilmu Populer

Stephen P Robbins, 1996. Perilaku Organisasi, Konsep, Kontroversi dan Aplikasi.
Alih Bahasa : Hadyana Pujaatmaka. Edisi Keenam. Jakarta:
Penerbit PT.Bhuana Ilmu Populer

Sukyadi, D. Cahyani, I dan Setiadi R. 2007.  Kewirausahaan. Bandung: Basen
Press.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar